Setelah kelahiran Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam, beliau disusui selama beberapa hari oleh ibunya (ada yang berpendapat selama 3 hari atau 7 hari atau 9 hari), kemudian Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam disusui selama beberapa hari oleh Tsuwaibah (budaknya Abū Lahab, paman Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam). Abū Lahab merasa gembira atas kelahiran Muhammad, keponakannya. Karena itu dia memerintahkan budaknya untuk menyusui Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam.

Sebelumnya, Tsuwaibah pernah menyusui Hamzah[1] bin Abdil Muthholib (paman Nabi). Selain Nabi dan Hamzah, Tsuwaibah juga menyusui Abu Salamah bin 'Abdil Asad Al-Makhzuumi. Oleh karena itu, Nabi, Hamzah, dan Abu Salamah adalah saudara sepersusuan karena sama-sama disusui oleh Tsuwaibah

Ibnu Abbas berkata :

قِيلَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ: أَلاَ تَتَزَوَّجُ ابْنَةَ حَمْزَةَ؟ قَالَ: «إِنَّهَا ابْنَةُ أَخِي مِنَ الرَّضَاعَةِ»

Nabi shallallāhu 'alayhi wa sallam ditanya, "Kenapa engkau tidak menikah dengan putrinya Hamzah?" Maka Rasūlullāh shallallāhu 'alayhi wa sallam mengatakan: "Dia adalah putri dari saudaraku sepersusuan." (HR Al-Bukhari no 5100 dan Muslim no 1447)

Baca selengkapnya

PERNIKAHAN DAN MASA DEPAN ANAK Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : Seorang lelaki masih ada hubungan kerabat dengan saya datang melamar saya, tetapi saya mendengar bahwa menikah dengan orang jauh yang tidak memiliki hubungan kekerabatan lebih baik. Bagaimana pendapat syaikh dalam masalah ini ?. Jawaban. Sebagian ulama […]

Baca selengkapnya

WANITA MENIKAH TANPA SEIZIN WALINYA Oleh Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan Pertanyaan Syaikh Shalih bin Fauzan Al-Fauzan ditanya : Apakah boleh seorang gadis menikah tanpa izin walinya? Dan apa hukumnya surat menyurat atau berbicara lewat telpon antara remaja laki-laki dan perempuan dalam rangka berteman? Jawaban Tidak boleh seorang gadis menikah tanpa wali atau izin bapaknya […]

Baca selengkapnya

NASEHAT BAGI WANITA YANG TERLAMBAT NIKAH Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih Al-Utsaimin ditanya : “Saya ingin meminta saran kepada syaikh bahwa saya dan teman-teman senasib telah ditakdirkan untuk tidak merasakan nikmatnya nikah, sementara umur hampir menginjak masa putus harapan untuk menikah. Padahal Alhamdulillah saya dan teman-teman senasib memiliki akhlak […]

Baca selengkapnya

Nabi shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda ; وَإِذَا غَضِبَ أَحَدُكُمْ فَلْيَسْكُتْ  “Jika salah seorang dari kalian marah maka diamlah” (HR Ahmad dengan sanad yang hasan) Bukan malah teriak…., teriak tidak meredamkan, malah mengobarkan… Berbicara tatkala malah sering menyebabkan perceraian…karena suami sering menjatuhkan talak tatkala marah…ia berucap sementara otaknya lagi buntu. Bahkan bisa menyebabkan pertumpahan darah, karena … Continue reading Sedang Marah ?

Baca selengkapnya

Betapa mengharapkan pendamping hidup adalah sesuatu yang harus diperjuangkan seraya banyak berdo'a kepada-Nya.

Baca selengkapnya