16. Bacaan Bila Tertimpa Sesuatu Yang Tidak Disenangi قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ Qadarullaahi wa maa syaa-a fa’ala. Ini taqdir Allah, dan apa yang Dia kehendaki, Dia lakukan. atau قَدَّرَ اللَّهُ وَمَا شَاءَ فَعَلَ Qaddarallaahu wa maa syaa-a fa’ala. Allah telah mentaqdirkannya, dan apa yang Dia kehendaki, Dia lakukan. [HR. Muslim 4/2052] Penjelasan ringkas: Bacaan […]

Baca selengkapnya

BOLEH SHOLAT MENGHADAP KUBURAN?
(Kritikan terhadap al-Ustadz Abdussomad -hafizohullah- tentang pemahaman beliau terhadap hadits “Janganlah sholat mengarah ke kuburan”)

 
Tentu saling mengingatkan demi kebaikan adalah kebiasaan para ulama, nasihat dan masukan jika tujuannya baik dengan uslub yang baik tentu lebih bermanfaat. Sebelumnya saya pernah mengkritik beliau di link berikut ("Imam Syafi’i menyatakan pahala bacaan al-Qur’an sampai kepada mayat?")

Permasalahan pengagungan terhadap kuburan mendapat perhatian khusus oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam, karena pengagungan terhadap kuburan yang berlebihan bisa mengantarkan kepada kesyirikan. Karenanya semua perkara yang mengantarkan terhadap pengagungan terhadap kuburan dilarang oleh Nabi shallallahu 'alaihi wasallam. Karenanya :

-    Nabi melarang menulis di kuburan serta melarang menyemen kuburan
-    Nabi melarang memasang lampu di kuburan
-    Nabi melarang meninggikan kuburan
-    Nabi melarang sholat ke arah kuburan
-    Bahkan Nabi pernah melarang menziarahi kuburan karena kawatir akan kesyirikan, namun setelah itu Nabi menganjurkan karena ada maslahat yang besar, yaitu untuk mengingat kematian.

Baca selengkapnya

Lupa Belum Sholat Shubuh ketika Waktu Isya’ Fadhilatu Syaikh Muhammad bin Sholih Al ‘Utsaimin pernah ditanya tentang seseorang yang terlewat dari sholat shubuh karena udzur syar’i dan lupa belum mengerjakannya, sedangkan ia telah melaksanakan sholat zhuhur, ashar, maghrib, dan isya’, barulah ketika itu ia teringat. Apakah yang wajib ia kerjakan? Apakah sholat dzuhur, ashar, maghrib, ...

Baca selengkapnya

Sekarang ini ada istilah pelakor (perebut laki orang) maksudnya adalah wanita fasik yang berniat jelek ingin merusak rumah tangga orang lain. Wanita ini menggoda laki-laki yang sudah memiliki beristri tentu dengan cara yang haram. Wanita ini merayu, mengajak berzina baik zina kecil maupun zina besar bahkan sampai menjelek-jelekan istri dari laki-laki tersebut. Ia berharap laki-laki […]

Baca selengkapnya