“Orang yang mendapat taufiq itu selalu dalam keadaan ‘sadar’, sedang orang yang hina itu selalu dalam keadaan lupa,

Allah ta’ala berfirman (yang artinya): “Janganlah engkau mengikuti orang yang hatinya telah Kami LALAIKAN dari mengingat kami, dia menuruti keinginannya, dan keadaannya sudah melewati batas”.

Oleh karena itu, bila kamu melihat dirimu tidak beramal, dan hari-harimu berlalu begitu saja, maka curigailah dirimu, maka sungguh (kamu akan dapati) hatimu selalu lupa dari MENGINGAT Allah -azza wajall-, karena orang yang menghadapkan dirinya kepada Allah, tentu Dia akan MEMBERKAHI waktu dan amalnya, serta semua waktunya akan HIDUP dengan sesuatu yang ada kebaikannya.”

Musyaffa’ Ad Dariny MA, حفظه الله تعالى

Raihlah pahala dan kebaikan dengan membagikan link kajian Islam yang bermanfaat ini, melalui jejaring sosial Facebook, Twitter, dan Google+ yang Anda miliki. Semoga Allah Subhanahu wa Ta’ala membalas kebaikan Anda.

0shares

Berlangganan artikel Situs Sunnah melalui email, RSS, atau Telegram.