SUMPAH IBLIS UNTUK MENYESATKAN MANUSIA Oleh Ustadz Said Yai Ardiansyah Lc, M.A. قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لَأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ﴿١٦﴾ثُمَّ لَآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ ۖ وَلَا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ Iblis menjawab, ‘Karena Engkau telah menghukumku tersesat, maka saya benar-benar akan (menghalang-halangi) mereka dari jalan-Mu yang lurus, kemudian saya akan mendatangi mereka […]

Baca selengkapnya

Apa Itu Kursi Allah?

Imam Abu Bakar al-Ajurri -rahimahullah- mengatakan: “Bagi orang yang diberikan kemerduan suara dalam (membaca) Al Qur’an, ketahuilah bahwa Allah telah mengistimewakannya dengan kebaikan yang agung. Maka, harusnya dia sadar akan besarnya keistimewaan yang Allah berikan kepadanya, dan harusnya dia membaca (Al Qur’an) karena Allah, bukan karena makhluk-makhluk-Nya. Harusnya dia waspada akan: – keinginan untuk didengarkan oleh orang-orang, … Continue reading Suara Bacaan Al Qur’an Anda Merdu.. Ingatlah Wasiat Berikut Ini..

Baca selengkapnya

APAKAH MUSIBAH ITU INDIKASI ALLAH AZZA WA JALLA MURKA? Pertanyaan. Seseorang bertanya kepada syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah , “Ketika Allâh Azza wa Jalla menimpakan musibah terhadap seseorang dengan meninggalnya orang tercinta, -dan ini merupakan musibah paling berat bagi seseorang- , apakah ini merupakan bentuk murka Allâh terhadapnya ataukah justru rahmat dari-Nya? Syaikh Muhammad […]

Baca selengkapnya

MENGHADAPI TIPU DAYA ORANG KAFIR Oleh Ustadz Said Yai Ardiansyah Lc. MA* Allah Azza wa Jalla berfirman: إِنْ تَمْسَسْكُمْ حَسَنَةٌ تَسُؤْهُمْ وَإِنْ تُصِبْكُمْ سَيِّئَةٌ يَفْرَحُوا بِهَا ۖ وَإِنْ تَصْبِرُوا وَتَتَّقُوا لَا يَضُرُّكُمْ كَيْدُهُمْ شَيْئًا ۗ إِنَّ اللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ مُحِيطٌ Jika kalian memperoleh kebaikan, niscaya mereka bersedih hati, tetapi jika kalian mendapat bencana, mereka bergembira karenanya. Jika […]

Baca selengkapnya

Sumpah yang disyariatkan adalah bersumpah dengan hanya menyebut nama Allah Ta’ala saja atau dengan menyebut sifat-sifat-Nya

Baca selengkapnya

JALAN YANG MENYIMPANG DARI AHLUS SUNNAH [1] Jalan yang ditempuh oleh Ahlus Sunnah wal Jama’ah dalam masalah nama-nama Allâh Azza wa Jalla dan sifat-sifat-Nya adalah: mengimani semua yang ditetapkan oleh Allâh Azza wa Jalla dan Rasul-Nya untuk diri Allâh dan menetapkannya dengan bentuk yang sesuai dengan keagungan-Nya meniadakan apa yang ditiadakan oleh Allâh Azza wa […]

Baca selengkapnya

Al Qur’an adalah kalaamullah Ta’ala yang wajib diagungkan dan dimuliakan, sehingga hendaknya dibaca dalam keadaan yang paling baik

Baca selengkapnya

NIKMAT RABB YANG MANAKAH YANG KALIAN DUSTAKAN? SATU AYAT YANG BERULANG 31 KALI Oleh Ustadz Said Yai Ardiansyah Lc MA Di dalam al-Qur’an terdapat satu surat yang ayatnya sangat banyak diulang oleh Allâh Azza wa Jalla . Pengulangan tersebut memiliki makna yang sangat berarti. Surat itu adalah surat ar-Rahmân dan ayat yang banyak diulang adalah […]

Baca selengkapnya

PEMBERIAN DARI MENGAJAR NGAJI (MEMBAA AL-QUR’AN) Pertanyaan Bismillah. Apa hukum menerima pemberian dari orang yang diajar mengaji (membaca al-Quran). Trmaksih Jawaban. Menerima pemberian orang yang diajar ngaji al-Qur`an hukumnya boleh. Namun perlu diperhatikan sekali, para Ulama berselisih pendapat tentang mengambil upah dari mengajarkan al-Qur`an. Pemberian dari murid bisa bersifat hadiah dan bisa juga upah dari […]

Baca selengkapnya

alquran kalamullahAqidah ahlus sunnah wal jamaah tentang al-Qur’an sangatlah jelas, bahwasanya Al-Qur’an adalah firman Allah, lafal-lafalnya dari Allah, dan merupakan kalamullah. Allah berbicara dengan suara yang bisa didengar, sebagaimana didengar oleh para malaikat dan juga didengar oleh para Nabi. Diantaranya didengar oleh Nabi Musa sehingga Nabi Musa digelari dengan Kaliimullah (yang diajak berbicara dengan Allah). Jadi Allah berbicara dengan siapa yang Allah kehendaki, dengan bahasa apa saja yang Allah kehendaki dan dengan topik apa saja yang Allah kehendaki serta kapan saja Allah kehendaki. Akan tetapi tentunya firman Allah tidak seperti kalam makhluk, suara Allah tidak seperti suara makhluk, sebagaimana dzat Allah tidak seperti dzat makhluk.

Inilah yang dipahami oleh orang-orang awam kaum muslimin di tanah air. Semuanya berkata “Mari kita mendengarkan pembacaan firman Allah”. Demikian juga mereka tatkala membaca al-Qur’an mereka berkata, “Allah berfirman”. Tentunya maksud mereka adalah firman Allah secara hakikat dan sesungguhnya. Tidak ada yang berkata (apalagi memahami) bahwa yang dimaksud adalah firman Allah majazi hanya ungkapan dari bahasa jiwa Allah !!. Saya rasa orang-orang awam malah tidak pernah mendengar hal yang seperti ini.

Baca selengkapnya

Yuk Baca…

BALASAN KESOMBONGAN DAN PENGERUSAKAN DI MUKA BUMI Oleh Ustadz Said Yai Ardiansyah Lc MA Allâh Azza wa Jalla berfirman: تِلْكَ الدَّارُ الْآخِرَةُ نَجْعَلُهَا لِلَّذِينَ لَا يُرِيدُونَ عُلُوًّا فِي الْأَرْضِ وَلَا فَسَادًا ۚ وَالْعَاقِبَةُ لِلْمُتَّقِينَ Negeri akhirat itu, Kami jadikan untuk orang-orang yang tidak ingin menyombongkan diri dan berbuat kerusakan di (muka) bumi. Dan kesudahan (yang baik) […]

Baca selengkapnya