Akidah Agama Syi’ah

MEMOHON KETEGUHAN DI ATAS ISLAM يَا وَلِيَّ الْإسْلَامِ وَأَهْلِهِ مَسِّكْنِي الْإسْلَامَ حَتَّى أَلْقَاكَ عَلَيْهِ Ya Allâh! Wahai Dzat Yang melindungi Islam dan pemeluknya! Kokohkanlah kami di atas Islam sampai kami menemui-Mu dengan membawanya Syaikh al-Albani rahimahullah setelah memperbincangkan sanad hadits ini dalam Silsilatul Ahâdîts Ash-Shahîhah 3/463-465, no. 1476, beliau berkesimpulan bahwa sanad hadits tersebut hasan. Beliau […]

Baca selengkapnya

Prinsip seorang MUSLIM = Untuk mendapatkan kedudukan dan kekuasaan, maka tempuhlah dengan jalan KESALEHAN. ======= Seringkali kita lihat, orang ingin mendapatkan kedudukan atau kekuasaan menggunakan jalan pintas dan cara-cara kotor. Memang, cara itu BISA JADI menyampaikan mereka kepada tujuannya… namun setelah itu, dia akan terseret dan tersandera untuk melakukan cara-cara kotor lainnya, sehingga kekuasaannya tidak … Continue reading Prinsip Seorang MUSLIM…

Baca selengkapnya

Sesungguhnya tidak ada kaum yang lebih pendusta dan sesat melebihi Syiah Rafidhah. Mereka adalah kaum perusak, pengkhianat dan penumpah darah, dimana sejarah telah menjadi saksi atas kejahatan dan kebrutalan mereka. Ebook ini adalah secuil upaya di dalam turut andil membongkar kesesatan dan kejahatan kaum Syiah, dimana sebagian mereka saat ini banyak berkamuflase dan bertaqiyah di […]

Baca selengkapnya

Tatkala Nabi Ibrāhīm 'alayhissalām membangun Ka'bah bersama putranya Nabi Ismā'īl 'alayhissalām. merekapun berdo'a:

رَبَّنَا تَقَبَّلْ مِنَّا إِنَّكَ أَنتَ السَّمِيعُ الْعَلِيمُ

"Yā Rabb kami, terimalah amalan shalih kami, sesungguhnya Engkau Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui." (QS Al-Baqarah : 127)

Kemudian Nabi Ismā'īl 'alayhissalām bermukim di Mekkah dan memiliki banyak anak. Sebagai seorang Nabi, beliau berdakwah di jalan Allāh Subhānahu wa Ta'āla. Hingga akhirnya tegaklah tauhid di kota Mekkah.

Setelah Nabi Ismā'īl 'alayhissalām meninggal dunia, Ka'bah dan kepengurusan Ka'bah dipegang oleh kabilah Jurhum (kabilah dari istrinya) dan tidak dipegang oleh anak-anaknya Ismā'īl 'alayhissalām. Mereka menguasai Ka'bah dalam waktu yang lama. Orang-orang Arab saat itu mengagungkan Ka'bah berkat dakwah Nabi Ibrāhīm 'alayhissalām dan Nabi Ismā'īl 'alayhissalām serta doa mereka sehingga orang dari pelbagai penjuru jazirah Arab berbondong-bondong mengunjungi Ka'bah. Mereka beribadah mendatangi Ka'bah. Hal ini membuktikan bahwa dakwah tauhid sudah ada sejak zaman Nabi Ibrāhīm 'alayhissalām dan Nabi Ismā'īl 'alayhissalām.

Baca selengkapnya

Jika dampak maksiat yang kalau lakukan hanya menimpa dirimu maka perkaranya lebih ringan, namun masalahnya dampaknya bisa saja mengenai orang-orang dekat yang kau cintai, bisa berdampak pada keluargamu. Maka jika engkau tidak perduli dengan dirimu terkena dampak maksiat, maka sayangilah orang-orang dekatmu, jangan sampai dampak maksiatmu mengenai mereka. Dan pada hakikatnya keburukan maksiatmu yang mengenai … Continue reading Dampak Maksiat Yang Engkau Lakukan…

Baca selengkapnya

Sobat! Kemaren sebelum anda terlahir, pernahkah anda merasa kawatir atau takut akan kehidupan? Mengapa setelah hidup, kini anda takut akan kematian? Padahal keduanya pasti anda jalani tanpa ada kesempatan menunda atau menghindar. Barang kali anda berkata: karena dosa dosa saya banyak, sedang amal ibadah saya sedikit. Betul, tapi apakah itu semua bsa menunda kematian atau … Continue reading Takut Mati, Tapi Tidak Pernah Takut Hidup…

Baca selengkapnya

1. Umar bin Khattab rodhiallohu menentukan awal tahun dengan waktu HIJRAH-nya Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam, bukan dengan KELAHIRAN Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam sebagaimana dilakukan kaum Ahli Kitab. Untuk memberikan pengajaran kepada manusia bahwa kita adalah umat yang mementingkan amal, bukan umat yang mementingkan waktu atau kejadian bersejarah. 2. Penentuan awal tahun hijriyah diambil dari firman Allah … Continue reading Tentang Tahun Hijriyah…

Baca selengkapnya

PERNYATAAN TENTANG HAKIKAT DAN SYARIAT[1] Oleh Ustadz Yazid bin ‘Abdul Qadir Jawas حفظه الله Pembagian istilah Thariqat, Syariat, Hakikat dan Ma’rifat adalah istilah yang baru (muhdats) yang diada-adakan oleh kaum Shufi. Yang dimaksud hakikat menurut mereka adalah kedudukan seseorang yang telah mencapai maqam (kedudukan) tertentu, sehingga dengan (maqam) itu dapat menggugurkan kewajiban syariat Islam. Sedangkan […]

Baca selengkapnya

Sebagian orang tanpa sadar membuat onar, menjadikan masyarakat jauh dari Islam. Sahabat Jabir bin Abdillah radhiallahu ‘anhu menuturkan: Pada suatu hari tatkala hari telah petang, ada seseorang yang datang dengan menuntun dua ekor ontanya. Ketika ia tiba di salah satu masjid, ia mendapatkan sahabat Mu’adz bin Jabal radhiallahu ‘anhu sedang mengimami sahabat lain menunaikan ibadah … Continue reading Sebagian Orang Tanpa Sadar Membuat Onar…

Baca selengkapnya

PERBAIKAN KEADAAN UMAT URGENSI DAN CARA MEWUJUDKANNYA Oleh Syaikh Shalih Fauzan al-Fauzan hafizhahullah[1] Sesungguhnya perbaikan keadaan umat merupakan tujuan agung yang diinginkan dan dicari setiap orang, akan tetapi yang menjadi permasalahan adalah dengan apa perbaikan itu direalisasikan? Ada banyak sistem yang telah ditempuh dan hasilnya pun berbeda-beda. Banyak orang berasumsi bahwa faktor yang bisa mewujudkan […]

Baca selengkapnya

Sobat, terserah anda berbuat dosa sesuka hati dan nafsumu, namun ingatlah bahwa balasan Allah pasti menghampiri anda, walau anda telah lupa dengan dosa anda. Dikisahkan, suatu hari Imam Ahli Hadits Muhammad bin Sirin mencemooh seseorang karena ia ditimpa kebangkrutan, dengan berkata: wahai orang pailit. Ucapan itu berlalu begitu saja, seakan tidak ada balasan, namun ternyata … Continue reading Imam Ibnu Sirin Saja Dibalas Walau Setelah 40 Tahun…

Baca selengkapnya