7. Doa keluar rumah بِسْمِ اللَّهِ، تَوَكَّلْتُ عَلَى اللَّهِ، لاَ حَوْلَ وَلاَ قُوَّةَ إِلاَّ بِاللَّهِ Bismillaah, tawakkaltu ‘alallaah, laa haula wa laa quwwata illaa billaah. Artinya: Dengan nama Allah (aku keluar). Aku bertawakkal kepadaNya, tiada daya dan upaya kecuali karena pertolongan Allah. (HR. Abu Dawud & At-Tirmidzi) Penjelasan ringkas: Doa ini cukup ringkas, mengandung makna […]

Baca selengkapnya

4. Doa memakai pakaian ﺍﻟْﺤَﻤْﺪُ ﻟِﻠَّﻪِ ﺍﻟَّﺬِﻯ ﻛَﺴَﺎﻧِﻰ ﻫَﺬَﺍ ﺍﻟﺜَّﻮْﺏَ ﻭَﺭَﺯَﻗَﻨِﻴﻪِ ﻣِﻦْ ﻏَﻴْﺮِ ﺣَﻮْﻝٍ ﻣِﻨِّﻰ ﻭَﻻَ ﻗُﻮَّﺓٍ Alhamdulillahilladzi kasaaniy hadzats tsauba wa razaqanihi min ghairi haulim minniy wa laa quwwatin Artinya: Segala puji bagi Allah yang telah memberikan pakaian ini kepadaku sebagai rezeki dari-Nya tanpa daya dan kekuatan dariku. [HR. Abu Daud no. 4023. Hasan] […]

Baca selengkapnya

إن الحمد لله نحمده ونستعينه ونستغفره ونعوذ بالله من شرور أنفسنا ومن سيئات أعمالنا، من يهده الله فلا مضل له ومن يضلل فلا هادي له

يأيها الذين آمنوا اتقوا الله حق تقاته، ولا تموتن إلا وأنتم مسلمون

Allahu Akbar, Allahu Akbar, Allahu Akbar walillahil hamd…
Ma'aasyirol Muslimin….

Alhamdu lillah... Pujian tiada terhingga kita panjatkan kepada Robb kita, Yang telah memberikan kita karunia untuk bisa beribadah selama bulan Ramadhan. Untuk bisa menyempurnakan puasa sebulan penuh. Sungguh betapa banyak saudara-saudara kita yang berangan-angan merasakan apa yang kita rasakan akan tetapi ajal lebih dahulu menjemput mereka. Banyak sahabat kita, banyak tetangga kita, kerabat kita yang pada tahun ini tidak bisa melaksanakan ibadah di bulan puasa.

Segala puji bagiMu Ya Rabb kami, bagaimanapun kami memujiMu maka kami tidak mampu memujiMu sebagaimana mestinya….lisan-lisan kami tidak mampu untuk mengungkapkan keagunganMu…., jari-jari kami tak mampu menulis kemuliaanMu sebagaimana mestinya...Hanya Engkau yang mengetahui keagunganMu yang sesungguhnya…

Baca selengkapnya

1. Takbir Idul Fitri Takbir idul fitri -menurut pendapat terkuat- wallahu ‘alam di mulai dari sejak terbenam matahari (waktu magrib) terakhir Ramadhan sampai akan mulai khutbah idul fitri. Jadi tetap bertakbir dari mulai rumah sampai tiba di lapangan (tempat shalat ied), tetap bertakbir sambil menunggu imam dan berhenti ketika imam dan khatib memulai khutbahnya. Ibnu […]

Baca selengkapnya

I’tikaf di masjid bukanlah syarat untuk mendapatkan malam lailatul qadar dengan keutamaannya. Lailatul qadar terkait dengan waktu, bukan dengan tempat.

Baca selengkapnya

BERBUKA DENGAN SESUATU YANG HARAM, SAHKAH PUASANYA? Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin ditanya tentang orang yang berbuka dengan suatu yang haram seperti khamr, bagaimana hokum puasanya? Beliau rahimahullah menjawab: Orang yang berbuka puasa dengan mengkonsumsi sesuatu yang diharamkan, maka dia berdosa, namun puasanya tetap sah. Karena tidak ada yang merusak ibadah puasanya sama sekali, […]

Baca selengkapnya

MENGGANTIKAN PUASA SECARA BERSAMA-SAMA Pertanyaan. Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah ditanya : Seseorang meninggal dunia dalam keadaan memiliki tanggungan puasa wajib lalu semua anak-anaknya menggantikan puasa orang tua mereka yang banyak itu dalam waktu satu hari secara bersama-sama, sahkah perbuatan seperti ini? Beliau rahimahullah  menjawab: Ya, sah. Jika ada seseorang meninggal dunia dan memiliki […]

Baca selengkapnya