Terakhir diperbaharui: Jumat, 27 Jumadil awal 1438 / 24 Februari 2017 pukul 07:00
Tautan: http://rodja.id/xm

Kajian disampaikan oleh: Ustadz Arman Amri, Lc.

Berikut ini merupakan rekaman kajian Kitab 10 Kaidah Istiqamah yang disampaikan oleh Ustadz Arman Amri pada Kamis, 26 Jumadal Ula 1438 / 23 Februari 2017 pukul 16:30 – 18:00 WIB di Studio Radio Rodja dan Rodja TV. Kitab Kitab 10 Kaidah Istiqamah (عشر قواعد في الاستقامة) merupakan salah satu karya tulis dari Syaikh Prof. Dr. Abdurrazzaq bin Abdul Muhsin Al-Badr hafidzahullah.

Pada kajian kali ini, Ustadz Arman Amri akan menjelaskan tentang bagian mukadimah kitab dan meneruskan ke pada pembahasan tentang “Tasyabuh dengan Orang Kafir Menjadi Penghalang Istiqamah“. Pembahasan ini merupakan kaidah keenam dari 10 kaidah tentang istiqamah.

(Download juga kajian sebelumnya: Mengikuti Syubhat dan Syahwat Menjadi Penghalang Istiqamah – Ustadz Arman Amri, Lc.)

(Download PDF: Kitab 10 Kaidah Istiqamah – Syaikh Abdurrazaq Al-Badr)

Ringkasan Kajian: Tasyabuh dengan Orang Kafir Menjadi Penghalang Istiqamah

Salah satu penghalang istiqamah bagi seseorang adalah karena sikap tasyabuh dengan orang kafir. Yaitu menyerupai sikap ataupun perilaku orang-orang kafir.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengingatkan kita akan sikap tasyabuh ini dalam sabdanya:

مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ

“Barangsiapa menyerupai suatu kaum maka dia termasuk bagian dari kaum tersebut.”

Maka dari itu siapa saja dari kaum muslimin yang mencontoh dan meniru gaya dan perilaku orang di luar Islam, maka dia termasuk ke dalam bagian mereka. Di dalam hadits ini dengan jelas bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam melarang sikap tasyabbuh.

Sikap tasyabbuh ini akan merusak ilmu dan merusak amal seseorang.

Perhatikanlah ayat yang mulia berikut ini, Allah Ta’ala berfirman:

اهدِنَــــا الصِّرَاطَ المُستَقِيمَ، صِرَاطَ الَّذِينَ أَنعَمتَ عَلَيهِمْ غَيرِ المَغضُوبِ عَلَيهِمْ وَلاَ الضَّالِّينَ

“Tunjukilah kami jalan yang lurus. (Yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri ni’mat kepada mereka, bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat.” (QS Al-Fatihah [1]: 6-7)

Kerusakan orang-orang Yahudi adalah dari sisi amal mereka. Sedangkan rusaknya orang-orang Nashrani adalah dari segi ilmunya. Orang-orang Yahudi telah mengetahui ilmunya, namun mereka tidak mengamalkannya. Sedangkan orang-orang Nashrani mengamalkan suatu amalan tanpa didasari ilmunya. Dan kedua-duanya telah tersesat dan dimurkai oleh Allah.

Maka dari itu setiap orang muslim dilarang meniru dan menyerupai perilaku orang-orang Yahudi dan Nashrani.

Simak penjelasan selengkapnya pembahasan mengenai tasyabuh ini di dalam rekaman kajian yang disampaikan oleh Ustadz Arman Amri, Lc. berikut ini. Semoga bermanfaat.

Download Kajian: Tasyabuh dengan Orang Kafir Menjadi Penghalang Istiqamah


Jangan lupa untuk turut menyebarkan link download kajian ini di media sosial yang Anda miliki, baik itu facebook, twitter, google+, atau yang lainnya. Semoga Allah mencatatnya sebagai amal kebaikan.

10 Kaidah Istiqamah, Amal, Amalan, As-Sunnah, Istiqamah, Istiqomah, Kajian kitab, Kitab 10 Kaidah Istiqamah, Nasihat, Obat hati, Penyucian jiwa, Sirath / Jembatan, Sunnah, Sunnah Nabi, Tasyabbuh, Tasyabuh, Tazkiyatun nufus

Berlangganan artikel Situs Sunnah melalui email, RSS, atau Telegram.