Allah telah menggantikan seluruh perayaan dengan 3 hari perayaan untuk umat Muslim. Hari jum’at yang diulang tiap pekannya, dan 2 hari raya yang diulang setiap tahun, yakni Idul Fitri dan Idul Adha.

Idul Adha, atau disebut juga Hari Nahr (penyembelihan) yang jatuh pada hari ke 10 Dzulhijjah, yang merupakan hari besar nan afdhal. Puncak dari kesempurnaan haji, di mana seorang yang sempurna hajinya, maka Allah mengampuninya.
Secara singkat, keutamaan Hari Nahr adalah:

1. Hari terbaik di sisi Allah
Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata dalam Zaadul Ma’ad (1/54): “Hari terbaik di sisi Allah adalah Hari Nahr, di mana hari itu merupakan hari haji akbar, sebagaimana dalam Sunan Abu Daud (1765) bahwasanya Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasalam bersabda, “Sesungguhnya hari yang paling agung di sisi Allah adalah Hari Nahr” (Dishahihkan oleh Al Albani dalam Shahih Abu Daud).

2. Hari Haji Akbar
Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma, Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasalam berhenti di antara jumrah di Hari Nahr,dan beliau berkata, “Hari ini adalah hari Haji Akbar” (HR. Bukhori no. 1742).

3. Hari ‘Ied bagi umat Muslim
Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasalam bersabda, “Hari Arafah, Hari _Nahr_, dan hari-hari tasyrik adalah hari ‘ied umat Muslim. Dan hari-hari itu adalah hari makan dan minum” (HR. At Tirmidzi (773) dishahihkan oleh Al Albani dalam Shohih At Tirmidzi).

Referensi: https://islamqa.info/ar/36477

Kami segenap Pengurus FKKA Yogyakarta mengucapkan:

Taqobbalallahu minna wa minkum
(Semoga Allah menerima amal kami dan kalian)

SELAMAT IDUL ADHA 1438 H

Berlangganan artikel Situs Sunnah melalui email, RSS, atau Telegram.