Saat da'wah seorang dai bertanya pada jamaahnya. "Wahai ibu ibu, Apakah ibu ibu cinta suami?", "Cintaaaaa" jawab serentak semua ibu ibu!". "Apakah nanti suami saat wafat masuk kuburan mau ikut?", "Tidaaaak!", jawab serentak lagi kaum ibu. Demikian pula pertanyaan yg sama untuk kaum bapak, jawabannya juga sama, atau ditanyakan kepada sepasang kekasih yg sedang mabuk cinta sekalipun, jawabannya juga sama. So what we think about it? :
Hidup ini sebentar, cepat berlalu, tahu tahu sudah umur 45, tahu tahu mati
Hidup ini seperti main main pada akhirnya
Hidup ini ujian, tantangan, godaan dan tipu daya
Hidup ini dihenyakkan dg kematian sekonyong konyong
Hidup ini kesenangan yg menipu
Hidup ini perjuangan dg segala resikonya
Hidup ini bukan semaunya tetapi seperlunya saja
Hidup di dunia ini memang sebentar tetapi menentukan keadaan hidup selamanya di akhirat
Hidup di dunia ini memang sebentar tetapi resikonya terlalu besar kemudian
Hidup ini mengajarkan kalau cinta, jangan terlalu cinta krn bisa berubah dan berakhir
Hidup ini mengajarkan kalau benci, jangan terlalu benci krn bisa berubah dan berakhir
Hidup ini mengajarkan cinta akan panjang bahagia kalau cinta Allah, dan cinta krn Allah
Hidup ini tidak akan sia sia apalagi ma'siyat krn faham tugas hidup ini pengabdian kpd Allah
Hidup ini perjalanan dari alam arwah, alam rahim, alam dunia, alam kubur dan alam akhirat
Hidup ini waktu ibadah, beramal sholeh, berakhlak, berda'wah dan terus muhasabah diri
Hidup ini kesempatan menoreh sejarah indah untuk keluarga dan generasi berikutnya
Hidup bagi rindu berjumpa Allah hanya dua, "hidup mulia dg Islam, atau mati mulia syahid!"
Karena itulah ajarkan pada istriku dan anak anakku tersayang krn Allah tentang tata cara memandikan mayit, tanpa foto terpajang saat wafat, kuburan hanya gundukan tanah, jangan bersedih berkepanjangan, bertaqwalah kepada Allah, tetap rukun, damai penuh kasih sayang, kuatkan shilaturrahm, dan jangan pernah tinggalkan kelezatan sholat malam. Sungguh coretan inipun menjadi wasiat kemudian, insyaAllah...aamiin.

Berlangganan artikel Situs Sunnah melalui email, RSS, atau Telegram.