Terakhir diperbaharui: Senin, 03 Ramadhan 1438 / 29 Mei 2017 pukul 09:42
Tautan: http://rodja.id/1bz

Kajian Islam oleh: Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.

Download kajian yang membahas hadits-hadits shahih dari kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah karya Syaikh Muhammad Nashiruddin Al-Albani rahimahullah.

Pada kajian kali ini Ustadz Badrusalam akan menjelaskan “Hadits 1455-1457” dari kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah. Kajian ini disampaikan pada Sabtu sore, 1 Ramadhan 1438 / 27 Mei 2017.

Download juga kajian sebelumnya: Hadits 1450-1454

TPP: Keutamaan Kabilah-Kabilah Pembela Nabi, Keutamaan Sifat Pemaaf, dan Kebenaran Adanya Neraka

Program Kajian Kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah - Ustadz Badrusalam, Lc. di Radio Rodja dan RodjaTV Simak program ini di Radio Rodja dan RodjaTV setiap:

Ahad malam, ba'da Maghrib - ba'da Isya' waktu Jakarta (18:00-19:30 WIB)

Status program Kajian Kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah: AKTIF

Untuk memperoleh keutamaan menuntut ilmu, silakan Anda dapat turut hadir langsung pada kajian ini di: Masjid Jami' Al-Barkah, Jl.Pahlawan, Kp. Tengah, belakang Polsek Cileungsi, Cileungsi, Bogor

Ringkasan Kajian: Kitab Silsilah Hadits Shahih, Hadits 1455-1457

Di dalam hadits yang ke 1455 dari kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أسلم وغفار وأشجع ومزينة وجهينة ومن كان من بني كعب موالي دون الناس والله ورسوله مولاهم

“Kabilah Aslam, Ghifar, Asyja’, Muzaiynah, Juhainah, demikian pula dari Bani Ka’ab, mereka adalah wali-waliku, dan Allah dan RasulNya adalah wali mereka.”

Hadits ini bisa diambil faidah di antaranya adalah keutamaan kabilah-kabilah yang disebutkan di atas. Dimana mereka adalah orang-orang yang membela Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam sampai darah penghabisan.

Di dalam hadits yang ke 1456 dari kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اسمح يسمح لك

“Maafkanlah niscaya kamu akan dimaafkan.”

Hadits ini bisa diambil faidah dianjurankannya untuk memiliki sifat pemaaf dan berhati lapang.

Di dalam hadits yang ke 1457 dari kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

اشتكت النار إلى ربها وقالت: أكل بعضي بعضا، فجعل لها نفسين: نفسا في الشتاء ونفسا في الصيف، فأما نفسها في الشتاء فزمهرير وأما نفسها في الصيف فسموم

“Api neraka mengadu kepada RabbNya, lalu berkata: “Ya Allah, sebagianku memakan yang lainnya”. Lalu Allah memberikan kepada api neraka dua nafas, yaitu nafas di musim dingin dan nafas di musim panas. Nafas di musim dingin sangat dingin, dan nafas di musim panas sangat panas.”

Hadits ini bisa diambil faidah bahwa neraka bisa berbicara dan neraka Jahannam sudah ada. Dingin yang sangat adalah nafas dari neraka.

Simak penjelasan tentang hadits-hadits yang ada di dalam pembahasan kali ini, semoga bermanfaat bagi semua.

Download Kajian: Kitab Silsilah Hadits Shahih, Hadits 1455-1457


Jangan lupa untuk ikut membagikan link download kajian ini ke Facebook, Twitter, dan Google+. Insya Allah bermanfaat bagi saudara Muslimin dan bagi amal ibadah kita.

Anjuran untuk memaafkan, Hadits shahih, Kajian hadits, Kajian kitab, Keutamaan memaafkan, Kitab Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, Maaf, Memaafkan, Neraka, Pemaaf, Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah

Berlangganan artikel Situs Sunnah melalui email, RSS, atau Telegram.