Oleh Al-Allamah Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin rahimahullah

Perbuatan yang dilakukan sebagian orang jahil terhadap anak-anak mereka yang masih kecil seperti menakut-nakuti dan mengintimidasi mereka dengan sesuatu (yang menakutkan dengan setan misalnya-pen). Nanti akan ada mendatangimu, nanti akan menghampirimu sehingga si anak tetap merasa ketakutan dan panik.

Rasa takut ini berlanjut dan menetap dalam hatinya sehingga kondisnya selalu dihantui rasa takut dan cemas.
Ini merupakan tindak kriminalitas seorang bapak terhadap anaknya, kejahatan seorang ibu terhadap anaknya laki dan perempuannya.

Bahkan orang (tua) yang jahil sebagaimana yang diceritakan kepada kami, tatkala anak berbuat salah mereka mengurung si anak sendirian di dalam kamar, kemudian pintunya dikunci sehingga si anak berteriak menagis akan tetapi tiada belas kasih orangtua, mereka tak juga membukanya.

Keadaan seperti ini bisa menjadi sebab jin menguasai anak sebagaimana pengakuan beberapa jin yang berada di tubuh orang yang kesurupan. Jin berkata, ia merasuk ke tubuh si anak tatkala bapaknya menutup pintu dan membuatnya menjerit, berteriak sambil menangis maka jin berhasil menguasainya.

Oleh kerana itu kita wajib menjauhi sebab-sebab yang berpeluang menjadi sebab terjadinya musibah ini. Musibah yang menyelimuti kebanyakan manusia hari ini.
Padahal (sesuatu yang digunakan untuk menakut-nakuti)bukanlah perkara yang sebenarnya. Maksudnya kebanyakan (yang ditakuti) bukan sesuatu yang memang ada. Itu hanya sekedar ilusi dan khayalan maka hendaknya kalian bersandar kepada Allah, bertawakkallah kepadaNya. Tempuhlah sebab yang dapat mencegah kejelekan-kejelekan ini dan mintalah pertolongan kepada Allah.

***
Sumber: www.uqu.edu.sa
Diterjemahkan oleh Tim Penerjemah wanitasalihah.com
Artikel wanitasalihah.com

Berlangganan artikel Situs Sunnah melalui email, RSS, atau Telegram.