Banyak sekali ayat serta hadis Nabi shallallahu’alahi wasallam yang menunjukkan bahwa ‘Asry adalah ciptaan Allah.

Dalil Al-Qur’an

Firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ

Allah pencipta segala sesuatu.” (QS. Az-Zumar:62)

Arsy termasuk segala sesuatu selain Allah.

Bahkan Allah mengkhususkan penyebutan Arsy sebagai ciptaanNya.

وَهُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ

Dialah Rabb nya Arsy yang besar.” (QS. At-Taubah: 129)

Al-Hafidz Ibnu Hajar berkata, “Ayat ini merupakan isyarat bahwa asry itu marbuub (sesuatu yang diatur dan dicipta), dan setiap marbub adalah makhluk.” (Fathul Bari, 13:408)

Allah berfirman,

قُلْ مَنْ رَبُّ السَّمَاوَاتِ السَّبْعِ وَرَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيم

“Katakanlah, “Siapakah Tuhan yang memiliki langit yang tujuh dan yang memiliki ‘Arsy yang agung?”(QS.Al-Mukminun:89)

فَتَعَالَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ ۖ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيم

“Maka Mahatinggi Allah, Raja yang sebenarnya; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) selain Dia, Tuhan (yang memiliki) ‘Arsy yang mulia.”(QS. Al-Mukminun:116)

اللَّهُ لَا إِلَٰهَ إِلَّا هُوَ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيم

“Allah, tidak ada tuhan yang berhak disembah melainkan Dia, Rab ‘Arsy yang agung.” (QS.An-Naml:26)

سُبْحَانَ رَبِّ السَّمَاوَاتِ وَالْأَرْضِ رَبِّ الْعَرْشِ عَمَّا يَصِفُون

Mahasuci Tuhan Pemilik langit dan Bumi, Tuhan Pemilik `Arsy, dari apa yang mereka sifatkan itu.“(QS. Az-Zukhruf:82)

Semua ayat diatas menunjukkan rububiyyah Allah terhadap Asry dengan seluruh makna rububiyyah baik Allah sebagai pengatur Asry dan penciptanya.

Dalil Hadis Nabawi

Diantara hadis yang menunjukkan bahwa Arsy adalah ciptaan Allah.
Hadis Ibnu Abbas tentang doa menghadapi kesedihan dan kesulitan,

لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ الْعَظِيمُ الْحَلِيمُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ رَبُّ السَّمَوَاتِ، وَرَبُّ الْأَرْضِ، وَرَبُّ الْعَرْشِ الْكَرِيمِ

Tiada ilah yang berhak disembah selain Allah yang maha Agung dan maha Penyantun. Tiada ilah yang berhak disembah selain Dia Rabb nya Arsy yang besar. Tiada ilah yang berhak disembah selain Allah rabb langit dan rabb bumi rabb asry yang mulia.” (HR. Bukhari 6345 dan Muslim 7431)

Hadis Abdullah bin Amr bin Al-Ash dari Nabi shallallahu’alaihi wasallam bersabda,

كتب الله مقادير الخلائق قبل أن يخلق السماوات والأرض بخمسين ألف سنة، قال: وعرشه على الماء

Allah menetapkan takdir-takdir seluruh makhluk 50.000 tahun sebelum Allah menciptakan langit dan bumi sementara Arsy Allah diatas air.” (HR. Muslim no. 2653)

Hadis ini menunjukkan bahwa takdir seluruh makhluk terjadi setelah penciptaan Arsy.

Hadis Imran bin Hushain,

كان الله ولم يكن شيء قبله، وكان عرشه على الماء، وكتب في الذكر كل شيء، ثم خلق السماوات والأرض

Allah telah ada dan tiada sesuatu apapun terjadi sebelumNya, Arsy Nya berada diatas air dan Allah menulis segala seuatu dalam Adz-Dzikr kemudian Allah menciptakan langit dan bumi.” (HR. Ahmad dalam Musnadnya 5:317)

Hadis ini menunjukkan penciptaan Arsy telah terjadi sebelum penetapan takdir dan penciptaan langit dan bumi.

Ijma ulama

Seluruh ulama sepakat bahwa Arsy adalah ciptaan Allah. Mereka hanya berselisih apakah Arsy adalah makhluk yang pertama kali Allah ciptakan ataukah pena. Pendapat jumhur ulama mengatakan bahwa makhluk yang pertama kali Allah ciptakan adalah Arsy. Inilah pendapat yang paling kuat sebagaimana hadis-hadis diatas.

Arsy adalah ciptaan Allah yang sebelumnya tidak ada kemudian ada. Arsy makhluk yang paling besar.

Ibnu Hazm berkata,
“Para ulama sepakat bahwa Allah Dzat yang maha Esa tiada sekutu bagiNya, Pencipta segala sesuatu selain Allah, Allah Ta’ala senantiasa sendiri, tiada sesuatupun selain Allah yang bersamaNya, kemudian Allah menciptakan segala sesuatu seluruhnya sesuai dengan kehendakNya. Jiwa adalah makhluk. Arsy adalah makhluk dan jagad raya seluruhnya adalah makhluk. (Maratibul Ijma’)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah berkata,
“Adapun kesepakatan salaf dan ahlussunnah wal jama’ah bahwa Allah Ta’ala bersendirian mencipta segala sesuatu maka ini sesuatu yang haq.” (Ta’liq beliau terhadap Maratibul Ijma’)

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah juga berkata,
“Arsy adalah makhluk. Allah Ta’ala telah berfirman,

اللَّهُ خَالِقُ كُلِّ شَيْءٍ

“Allah adalah pencipta segala sesuatu (selain Allah).”
Sementara Asry adalah sesuatu selain Allah. Allah adalah rabb segala sesuatu sementara Asry adalah sesuatu selain Allah. (sesuatu selain Allah adalah marbub/makhluk). (Majmu’ Fatwa 18:214)

Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah berkata,
“Asry adalah makhluk yang besar tiada yang mengetahui ukurannya kecuali Allah.” (Majmu’ Fatawa wa Rasail Al-’Utsaimin, 7:287)

Menolak anggapan keliru

Syaikh shalih Al-Munajjid mengatakan,
Barangsiapa yang mengklaim bahwa salah satu ahlussunnah atau orang yang mereka namakan dengan wahhabiyyah mengatakan bahwa Arsy itu ada dengan kekekalan (azali) bukan makhluk yang diciptakan, Arsy itu abadi sebagaimana keabadian Al-Bari subhanahu wa Ta’ala maka sungguh dia telah membuat kedustaan dan buhtaan(kedustaaan yang sangat). Inilah jalan kebanyakan ahlul bid’ah yang berusaha melemahkan ahlussunnah dan menuduh mereka dengan kebatilan, kedustaan dan perbuatan dosa. Maka kita katakan kepada mereka ini,

قُلْ هَاتُوا بُرْهَانَكُمْ إِن كُنتُمْ صَادِقِينَ

Katakanlah, “Datangkanlah dalil kalian jika kalian itu orang-orang yang benar!”
Maka datangkanlah perkatan ahlusunnah walaupun satu huruf saja bahwa mereka mengatakan Arsy itu abadi seperti keabadian Allah, Arys senantiasa terus menerus bersama Allah!!” (https://islamqa.info/ar/212475)

Allahu waliyyuttaufiiq

***
Penyusun: Ummu Fatimah Abdul Mu’ti
Maraji’:
Syarh Aqidah Thahawiyyah
Majalah A-Buhuts Al-‘Ilmiyyah

Artikel wanitasalihah.com

Berlangganan artikel Situs Sunnah melalui email, RSS, atau Telegram.