“Bila ada mobil yang sengaja datang berlawanan arah denganmu, kemana engkau akan mengarahkan mobilmu ?

Apakah engkau akan menabraknya ?

Pasti engkau memilih untuk menepi bukan..?

“Begitu juga dengan dakwah.”

Di jalan dakwah ini kadang-kadang ada yang tidak suka denganmu.
Lalu berbagai upayapun dilakukan untuk menghalangi laju dakwahmu, maka jangan pedulikan mereka.

Berjalanlah selama engkau yakin berada di atas kebenaran.

Bila ada aral, menepilah.

Bukan untuk berhenti, tapi untuk terus berjalan.

Sekali lagi jangan pernah berhenti apalagi berbalik arah.

فَأَمَّا الزَّبَدُ فَيَذْهَبُ جُفَاءً وَأَمَّا مَا يَنْفَعُ النَّاسَ فَيَمْكُثُ فِي الْأَرْض

”Adapun buih maka akan pergi sirna begitu saja, dan adapun yang bermanfaat untuk manusia maka akan menetap dibumi“. ( QS Ar Ro’d : 17)

Ingatlah terus kaidah qur’aniyah itu.

(Prof. DR. Anis Thohir Al-Indunisy -hafidzahullah-)

_________________
Jogjakarta, 16 Syawwal 1436 H
ACT El-Gharantaly, حفظه الله

Catatan:

Setahun telah berlalu sejak kami mendengar ucapan beliau diatas.
Kini…. Kerinduan untuk bertemu pun semakin kuat..
Syukron ayyuhal murobbi…
Hafizhakallah…

Berlangganan artikel Situs Sunnah melalui email, RSS, atau Telegram.