Ceramah agama Islam oleh: Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.

Sebuah ceramah agama yang disampaikan live pada Rabu, 20 Jumadal Ula 1436 / 11 Maret 2015 di Radio Rodja dan Rodja TV. Ceramah yang disampaikan oleh Ustadz Ahmad Zainuddin ini terselenggara melalui telekonferensi dari Masjid Imam Syafi’i, Banjarmasin. Pada kesempatan ini, Al-Ustadz Ahmad Zainuddin menyampaikan tema muhasabah tentang “Andakah Seorang yang Meremehkan Shalat?“.

Program Kajian tematik bersama Ustadz Ahmad Zainuddin di Radio Rodja dan RodjaTV Simak program ini di Radio Rodja dan RodjaTV setiap:

Rabu pagi, pukul 10:00-11:30 WIB

Status program Kajian Tematik: AKTIF

Ringkasan Ceramah Agama Islam: Andakah Seorang yang Meremehkan Shalat?

Sebelum kita masuk kepada tanda-tanda yang meremehkan shalat, maka saya (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc. – Red) ingin menyebutkan hukum shalat. Maka para ulama rahimahumullahu Ta’ala menyebutkan hukum shalat lima waktu adalah wajib berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah, serta ijma’, atas setiap Muslim yang baligh berakal, kecuali wanita yang haid dan nifas.

Berarti, ketika Anda menjadi laki-laki atau perempuan, maka pada saat itu diwajibkan Anda untuk melakukan shalat lima waktu, (yaitu bagi) Muslim / Muslimah, baligh, dan berakal, kecuali wanita yang haid dan nifas. Kemudian juga ketika Anda dalam keadaan yang mukim atau bepergian (safar), maka tetap diwajibkan untuk mengerjakan shalat lima waktu, karena Anda Muslim yang baligh dan berakal, selain wanita yang haid dan nifas. Ataupun ketika Anda sehat atau sakit, maka pada saat itu diwajibkan atas Anda untuk mengerjakan shalat lima waktu (sekali lagi – Red) selama Anda Muslim, sudah baligh, dan masih berakal, kecuali wanita haid dan nifas. Kemudian, Anda di daratan, di udara, atau di lautan, maka tetap saja diwajibkan untuk shalat lima waktu, karena Anda Muslim, baligh, dan berakal; selain wanita yang haid dan nifas, tetap diwajibkan shalat lima waktu.

Jadi, semua keadaan, (seseorang tetap wajib shalat lima waktu) walaupun dia sakit. Sebagian orang kadang-kadang kalau sudah sakit libur shalatnya, maka ini tidak benar, karena yang boleh meninggalkan shalat hanya wanita haid dan nifas saja.

Dalil-dalil yang menunjukkan hal ini adalah Surat Al-Bayyinah, ayat ke-5, Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

وَمَا أُمِرُوا إِلَّا لِيَعْبُدُوا اللَّهَ مُخْلِصِينَ لَهُ الدِّينَ حُنَفَاء وَيُقِيمُوا الصَّلَاةَ وَيُؤْتُوا الزَّكَاةَ وَذَلِكَ دِينُ الْقَيِّمَةِ (البينة: ٥)

“Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepadaNya dalam (menjalankan) agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat. dan yang demikian itulah agama yang lurus.” (QS Al-Bayyinah [98]: 5)

Mari download ceramah agama Islam yang mengupas tema penting tentang shalat ini.

Download Ceramah Agama: Ustadz Ahmad Zainuddin – Andakah Seorang yang Meremehkan Shalat?

Jangan lupa share ceramah ini ke Facebook, Twitter, dan Google+ juga ya… Semoga menjadi amal shalih bagi kita yang menyebarkan tausiyah ini.

Tulisan Andakah Seorang yang Meremehkan Shalat? (Ustadz Ahmad Zainuddin, Lc.) ditampilkan di Radio Rodja 756 AM.

Berlangganan artikel Situs Sunnah melalui email, RSS, atau Telegram.